Irawati (iprillia.multiply.com)

ReviewReviewReviewReviewReviewTotto Chan : Gadis Cilik di JendelaApr 21, '06 3:33 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Nonfiction
Author:Tetsuko Kuroyanagi
Akhirnya dapat juga aku membaca buku ini setelah sekian lama penasaran. Buku yang sangat bagus dan layak mendapatkan enam bintang. Buku memoar masa kecil sang penulis ini ditulis dengan penuh cinta dan kenangan akan masa kecil nan indah di SD Tomoe Gakuen. Sekolah dengan cara mendidik yang sangat berbeda dengan SD konvensional. Di Tomoe anak bebas mengekspresikan dirinya, dan menemukan dirinya sendiri.

Buku ini membuka cakrawala pendidikan baru bagiku. Kesimpulannya, biarlah anak bebas berekspresi. Jangan terlalu banyak larangan. Perhatikan saja mereka. Akan banyak mutiara kita temukan jika kita berusaha mengerti mereka.

Satu lagi yang kudapatkan dari buku ini. Bahwa tak ada anak dilahirkan menjadi anak nakal. Lingkunganlah yang membuat mereka menjadi anak bermasalah.

Aku sangat terkesan saat membaca bagian dimana Totto-chan membongkar lobang penampungan septic tank untuk mencari dompet kesayangannya. Kepala sekolah Kobayashi tidak marah saat mengetahuinya. Beliau hanya berkata, "Kau akan mengembalikan semuanya setelah selesai, kan?"

Juga ketika Pak Kobayashi meminjamkan uang 20 sen agar Totto-chan bilang membeli sebatang kayu untuk mengetahui apakah sesorang sedang sehat atau sakit. Padahal Pak Kobayashi tahu bahwa batang kayu itu tak memiliki khasiat apa-apa. Itu dilakukan semata-mata agar Totto-chan bahagia tahu dia dan teman-temannnya dalam keadaan sehat.

Aku sedih ketika membaca Tomoe Gakuen dibom tentara Amerika sehingga tak bersisa. Benar-benar menyentuh perasaan.:(

29 CommentsChronological   Reverse   Threaded
agungks wrote on Apr 21, '06
aku paling suka adegan ketika Pak Kobayashi pertama kali bertemu Toto chan, aku sangat suka cara Pak Kobayashi memuji Toto-Chan
iprillia wrote on Apr 21, '06
agungks said
aku paling suka adegan ketika Pak Kobayashi pertama kali bertemu Toto chan, aku sangat suka cara Pak Kobayashi memuji Toto-Chan
Waktu baca bagian itu, aku jadi mikir, Gung. Klo Syifa ngomong selama empat jam nonstop, aku bisa sabar ndengerin kayak Pak Kobayashi, gak ya?
imamisnaini wrote on Apr 21, '06
Aku suka kelasnya, yang dari gerbong kereta
agungks wrote on Apr 21, '06
aku bisa sabar ndengerin kayak Pak Kobayashi, gak ya?
mungkin bisa....FYI, saya punya teman psikolog..dia sanggup mendengarkan ocehan pasiennya dari lepas maghrib sampai besok paginya. Hanya diselingi sholat dan makan.
iprillia wrote on Apr 21, '06
Aku suka kelasnya, yang dari gerbong kereta
Iyah, makanya aku juga sedih banget waktu adegan sekolahnya abis terbakar gara2 dibom. hiks.
iprillia wrote on Apr 21, '06
agungks said
dia sanggup mendengarkan ocehan pasiennya dari lepas maghrib sampai besok paginya. Hanya diselingi sholat dan makan.
Huaaaaaaaa mendengarkan orang berbicara semaleman. Belum terbayangkan olehku.....
cahayahati wrote on Apr 21, '06
bahasa Indonesiakah Ra ???
iprillia wrote on Apr 21, '06
bahasa Indonesiakah Ra ???
Iya Mbak Anky, bahasa Indonesia nih. Berhasil nitip ama teman. Klo gak salah, yang berbahasa Jerman juga udah ada.
sikrit wrote on Apr 21, '06
Lha bahasa Indo toh Ra? beli di Indo ya? berbentuk komik atau novel...
Duuuuh..emang betul Ira...manusiakan pada dasarnya emang baik....kenapa jadi tidak baik ya, emang bener lingkungan pengaruh besar...! Jadi ortu kita juga takut ya, kalau2 anak2 kita tdk menjadi spr yg kita inginkan, nauzubillahminjalik hiks...
delkery wrote on Apr 21, '06
ReviewReviewReviewReviewReview
Iyee say.. gue juga setuju dengan inti cerita dari Totto Chan, sangat2 menarik ceritanya.
trully wrote on Apr 21, '06
Aku juga suka sekali buku ini. Udah baca ulang berapa kali ya? :)
Ini kisah nyata, pengalamannya Tetsuko Kuroyanagi..
Waktu Tomoe Gakuen kena bom rasanya ikut2an sedih, ya Ra.. nggak rela.. hiks (ato emang akunya yg mellow ya?)
Comment deleted at the request of the author.
Comment deleted at the request of the author.
sellyna wrote on Apr 22, '06
Toto Chan.. ? Hmm memang banyak tauladan dari buku ini..
iprillia wrote on Apr 22, '06
sikrit said
berbentuk komik atau novel...
Yang jelas bukan komik, Mbak. Bentuknya memoar gitu. Satu buku itu terdiri dari banyak cerita. Setiap cerita panjangnya sekiatr 2-4 halaman. Setelah membacanya aku jadi mikir lagi, cara mendidik anak yang kami lakukan baik gak ya, buat Syifa........jadi ortu mesti terus belajar yah.:_)
iprillia wrote on Apr 22, '06
delkery said
Iyee say.. gue juga setuju dengan inti cerita dari Totto Chan, sangat2 menarik ceritanya.
bener Mbak. Membuka cakarawala berpikirku.:)
iprillia wrote on Apr 22, '06
trully said
Waktu Tomoe Gakuen kena bom rasanya ikut2an sedih, ya Ra.. nggak rela.. hiks (ato emang akunya yg mellow ya?)
Sama dong kita. Pak Kobayashi kan membangun sekolah itu dengan duitnya sendiri. Sayang banget sekolah ini akhirnya gak sempat didirikan lagi oleh Pak Kobayashi.
iprillia wrote on Apr 22, '06
sellyna said
Toto Chan.. ? Hmm memang banyak tauladan dari buku ini..
Setujuuuuuu........Sosok Mama juga kukagumi. Beliau tak memberitahu dan menyalahkan Totto-chan saat dikeluarkan dari SD hingga Totto-chan dewasa.
sikrit wrote on Apr 22, '06
Setelah membacanya aku jadi mikir lagi, cara mendidik anak yang kami lakukan baik gak ya, buat Syifa........jadi ortu mesti terus belajar yah.:_)
Emaaang Ra..saya aja skrg udah mulai deg2an, bisa gk yaaa.. hiks
tapi Ira beli bukunya di Indo ya?
zrofikoh wrote on Apr 27, '06
ReviewReviewReviewReviewReview
Subhanallah buku indah ini saya fotokopi sewaktu saya kuliah dulu.... sudah hampir 10 tahun yang lalu.....namun kenangan masih lekat dihati & memory.... :)
iprillia wrote on Apr 27, '06
sikrit said
tapi Ira beli bukunya di Indo ya?
Iya, Mbak. Nitip ama ibunya temenku yang berkunjung kemari.
iprillia wrote on Apr 27, '06
Subhanallah buku indah ini saya fotokopi sewaktu saya kuliah dulu..
Benar Mbak Ikoh. Isinya bagus sekali.......
ferryzuljanna wrote on May 5, '06
Buku yang sangat berkesan. Saya membacanya kurang lebih sembilan tahun yang lalu, dipinjami oleh kakak dari Jogja.
iprillia wrote on May 5, '06
Buku yang sangat berkesan.
Setujuuu. Saya sudah membacanya beberapa kali, dan selalu mendapatkan pelajaran baru darinya.
ferryzuljanna wrote on May 5, '06
ReviewReviewReviewReview
Saya sudah membacanya beberapa kali, dan selalu mendapatkan pelajaran baru darinya.
Saya ingin membacanya lagi, kali ini yang milik saya sendiri. Saya catat di daftar buku yang mau dibeli kalau begitu.

Ira dapat dari toko buku apa di Indonesia?
iprillia wrote on May 5, '06
Ira dapat dari toko buku apa di Indonesia?
Saya nitip ortu teman yang berkunjung kemari, Pak. Katanya sih beli di Gramedia. Oh ya, dulu jika ke Bandung saya selalu sempatkan diri ke Palasari.
yankoer wrote on Jul 21, '06
banyak anak2 yang seperti toto chan ya?
idaputra wrote on Oct 17, '06
Buku ini juga temasuk buku fave saya.
Jadi pengen bikin sekolah pake gerbong..hehehe..
itasyam wrote on Feb 20
aku lebih bahagia lagi mba karena anak cowok ku 7 tahun juga suka banget baca buku ini
Add a Comment
How would you rate this book? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.