| Category: | Movies | | Genre: | Drama |
Kamis kemarin, berkunjung ke wohnheim, karena bete klo di rumah berduaan doang ama Syifa. Setelah masak dan makan2 bareng warga wohnheim (Sefa, Sese, Ola, Hilman), akhirnya kita rame-rame nonton tivi. Mulanya film komedi-nya Steve Martin (lupa judulnya), disambung filmnya Robin William yang berjudul 'Zeit des Erwachens'. Setelah browsing di internet, ketemu judul asli-nya 'Awakening'
Film yang cukup lawas, dirilis sekitar tahun 1990, bagi saya sangat mengesankan. menceritakan tentang dokter Malcolm Sayer (Robin William) yang bekerja di sebuah rumah sakit untuk penderita parkinson, Bronx's Bainbrigde Hospital. Saat itu adalah musim panas tahun 1969, ketika Dr. Sayer menjadi psikiater baru di rumah sakit tersebut. Para penderita parkinson ini hidup sebagai 'tanaman', karena mereka tidak dapat bergerak dan berkomunikasi. Namun, Dr. Sayer berpendapat lain, dan tak pernah berputus asa mencoba hal-hal baru sebagai terapi untuk pasien-pasiennya, termasuk mencoba obat L-DOPA kepada salah satu pasiennya, Loenard (Robert de Niro). Percobaan ini berhasil. Leonard yang telah mengalami parkinson selama 30 tahun, mulai bisa berbicara, dan mengenali hal-hal di sekelilingnya. Keberhasilan ini, mengundang simpati dari berbagai pihak, sehingga pihak rumah sakit mendapatkan suntikan dana untuk mengobati pasien-pasien lainnya. Otak mereka ternyata tidak mati, karena mereka masih mengingat hal-hal yang terjadi sebelum mereka menderita parkinson. Mereka bagai dilahirkan kembali, dan dapat beraktifitas sebagai mana layaknya orang normal. Namun, yang terjadi kemudian, efek obat L-DOPA hanya sementara, karena pasien kemudian mengalami penurunan kondisi, hingga akhirnya mereka kembali menjadi penderita seperti sedia kala. Sangat menarik, kata-kata Dr. Sawyer di bagian akhir film, bahwa tak ada obat yang paling tepat bagi para pasien, kecuali perhatian dan kasih sayang dari orang-orang di sekelilingnya.
Film ini diangkat dari kisah nyata Dr. Oliver Sacks, yang pernah menggunakan L-DOPA untuk terapi pasien post-encephalitic. Akting Robert de Niro sebagai pasien parkinson sangat bagus, sehingga menonton film ini membuat saya trenyuh, dan tak berhenti bersyukur pada Allah, diberi kesehatan dan hidup normal. Alhamdulillah.
 | Film ini memang sangat bagus, karena kita bisa mengambil hikmah darinya. Eh, klo di Iran film Amerika bole beredar bebas ya, Mbak? |
| |