mbak irawati, memang ini benar-benar ironis. mereka (anggota dewan) minta tunjangan lebih, alasannya tunjangan selama ini tidak mencukupi. manusia memang tak pernah puas.
seharusnya anggota dewan itu memperjuangkan bagaimana caranya rakyat indonesia naik pendapatan per kapitanya (yang otomatis akan menaikkan penghasilan mereka juga).