Semakin majunya industri telekomunikasi, menyebabkan akses informasi
semakin mudah dan murah. Tak terkecuali internet. Semakin banyak orang
yang mengenal teknologi ini, dan mereka juga semakin sering
menggunakannnya. Diperkirakan sekitar 900 juta manusia (sekitar 13%
penduduk dunia) telah memiliki akses terhadap internet, dengan
rata-rata kenaikan sebesar 146,5% anatar tahun 2000 hingga 20005
Namun maraknya internet ternyata telah menimbulkan suatu dampak
negatif, yaitu kecanduan akan internet yang dikenal dengan istilah
'internet addiction disorder'. Beberapa ciri orang yang mengalami internet addiction disorder
antara lain : semakin sering menggunakan internet, waktu yang digunakan
untuk online lebih banyak daripada waktu yang digunakan untuk kegiatan
lain, mengalami 2 gangguan atau lebih seperti gangguan psikomotor,
bermimpi atau berfantasi tentang internet, dll, serta adanya perasaan
sangat terganggu atau sangat bersalah ketika mematikan koneksi internet.
Menurut Ivan Goldberg dari Internet Addiction Support Group, orang menjadi sangat tergantung pada internet disebabkan karena :
- adanya keinginan untuk terus-menerus mencoba browser-browser
baru, terlalu banyak bergabung dengan groups, dan men-download banyak
data dari internet
- menghabiskan semakin banyak waktu untuk online
- mengabaikan tugas-tugas soasial, pekerjaan dan rumah tangga
- telah berusaha mengurangi waktu online, tapi gagal, disebabkan
agitas dan kekhawatiran akan adanya sesuatu yang hilang selama mereka
offline
- meneruskan surfing di internet untuk mengalihkan diri dari
masalah-masalah insomnia, konflik dengan pasangan, masalah di tempat
kerja, masalah dengan pergaulan, dsb.
Hasil suatu ajajk pendapat online oleh salah satu internet provider
di Jerman, yang diikuti oleh sekitar 1900 responden, menyatakan bahwa
sekitar 12% responden menghabiskan waktu lebih dari 10 jam sehari untuk
online, dan sekitar 13% responden mengaku menghabiskan waktu 6-10 jam
sehari untuk online. Di China, sekitar 6,4% mahasiswanya mengalami
kecanduan internet. Rata-rata, mereka menghabiskan 38,5 jam dalam
seminggu untuk online. Sedangkan di Finlandia, banyak remaja yang
sedang menjalani wajib militer terpaksa dipulangkan, karena kecanduan
internet, dan tidak dapat beradaptasi dengan baik dengan remaja-remaja
lainnya.
Dampak negatif internet addiction disorder antara lain :
- menurunnya prestasi kerja ataupun akademis
- berkurangnya interaksi sosial
- terjadinya gangguan tidur (kurang tidur)
- makin maraknya cyber-sex dan cyber-affair
- terganggunya hubungan dengan pasangan/perkawinan
Gencarnya iklan di media massa tentang internet, semakin mudah dan
murahnya biaya yang dikeluarkan untuk mengakses internet, tak urung
menyebabkan orang makin banyak menghabiskan waktu ber-internet ria.
Belum lagi berbagai fasilitas menarik yang ditwarkannya, seperti
e-mail, e-commerce, e-banking, dan e- e- lainnya. Di negara-negara maju
dan berkembang nampaknya internet sudah menjadi bagian dari hidup,
sehingga timbul kesan ketinggalan jaman, jika tidak mengenalnya.
Sebenarnya, istilah internet addiction
alias kecanduan internet masih menjadi perdebatan di kalangan
penggunanya. Apakah ia termasuk 'kecanduan (addiction)', ataukah hanya
'sesuatu yang buruk (bad things)'. Karena menurut sebagian besar user,
termasuk saya barangkali, internet merupakan sarana yang bersahabat
untuk mencari dan berbagi informasi, mencari teman baru dan teman lama,
maupun untuk sekedar bermain games. Jadi bagaimana mungkin seseorang
akan kecanduan internet?
Kalau menurut saya sih, sah-sah
saja seseorang menghabiskan banyak waktu untuk ber-internet asalkan
tidak mengganggu aktifitas lainnya, misalnya belajar, bekerja, atau
beribadah. Yang pelajar dan mahasiswa, jangan sampai gak belajar karena
keasikan maen internet, demikian pula yang udah bekerja, jangan sampai
pekerjaan jadi terbengkalai gara-gara kebanyakan online.
Anyway, kalau ada yang punya tips agar gak kecanduan internet, mohon di-sharing
yah Trims sebelomnya. (Tulisan ini saya buat untuk mengingatkan diri
sendiri, karena mulai sering keasikan di depan komputer untuk
ber-internet).
 | ira, ada tambahan kecanduan multiply juga :)) |
 | Berarti namanya Multiply Addiction Disorder ya Fa? Tanda2nya: - Gak bisa tidur sebelom membaca semua message/posting di Multiply, termasuk dari distance contacts - Selalu mimpi ttg Multiply - Gak mau gaul, kecuali dengan Multiplier - Trus apa lagi Fa, ada tambahan?
hehhehehehehheheheh |
 | wah apa ya ra.... *bingung* but alhamdulillah gue belum nyampe taraf yg elo sebutin ini
:D |
Comment deleted at the request of the author.
 | Alhamdulillah gak sampai kebawa mimpi saya hehehe |
 | ass. kalau mereka kecanduan berarti mereka suka... dari awalnya suka kemudian meningkat jadi ketagihan/kecanduan...eh lalu jadi deh kebutuhan....btw..kita harus tahu sendiri sampai batas mana sih kebutuhan kita akan interner..termasuk MP....mau untuk bacaan,cari2 info, perluas pergaulan atau malah ajang bisnis..bahkan mungkin saja ajang jodoh....wallhuallam.... asal kita bukan termasuk orang yang merugi karena menyiakan waktu..saya rasa internet ok2 saja kan....(mengutip al quran kan ada y.....mbak ira pasti tahu kan) anyway...salam kenal..
wass |
 | ass. kalau mereka kecanduan berarti mereka suka... dari awalnya suka kemudian meningkat jadi ketagihan/kecanduan...eh lalu jadi deh kebutuhan....btw..kita harus tahu sendiri sampai batas mana sih kebutuhan kita akan interner..termasuk MP....mau untuk bacaan,cari2 info, perluas pergaulan atau malah ajang bisnis..bahkan mungkin saja ajang jodoh....wallhuallam.... asal kita bukan termasuk orang yang merugi karena menyiakan waktu..saya rasa internet ok2 saja kan....(mengutip al quran kan ada y.....mbak ira pasti tahu kan) anyway...salam kenal..
wass
Setuju sekali mas |
 | gw kok malah kebalik ya.. gw takut internetnya mati kalo gw tinggal barang 2 jam saja |
 | Assww Salam kenal yah... iya nih, suamiku juga ngomel melulu sejak aku gabung sama multiply...akhirnya daripada bikin nggak ridho suami, yah, ditahan2 deh nafsu browsing-nya, hehehe |
 | kesha wrote on Apr 16, '05 Berarti namanya Multiply Addiction Disorder ya Fa? Tanda2nya: - Gak bisa tidur sebelom membaca semua message/posting di Multiply, termasuk dari distance contacts - Selalu mimpi ttg Multiply - Gak mau gaul, kecuali dengan Multiplier - Trus apa lagi Fa, ada tambahan?
hehhehehehehheheheh  ada lg nih tambahannya : - Bangun tidur langusng buka multiply. - Lg vacation yg kepikiran multiply. - Ngabisin duit untuk beli HP dan Laptop gara2 Multiply. - Kalo week end, lupa mandi gara2 depan komp. terus. - Ga bisa frontpage, gara2 Multiply jd bisa.
kayaknya list gue masih banyak deh.. |
 | kesha wrote on Apr 16, '05 Berarti namanya Multiply Addiction Disorder ya Fa? Tanda2nya: - Gak bisa tidur sebelom membaca semua message/posting di Multiply, termasuk dari distance contacts - Selalu mimpi ttg Multiply - Gak mau gaul, kecuali dengan Multiplier - Trus apa lagi Fa, ada tambahan?
hehhehehehehheheheh  ada lg nih tambahannya : - Bangun tidur langusng buka multiply. - Lg vacation yg kepikiran multiply. - Ngabisin duit untuk beli HP dan Laptop gara2 Multiply. - Kalo week end, lupa mandi gara2 depan komp. terus. - Ga bisa frontpage, gara2 Multiply jd bisa.
kayaknya list gue masih banyak deh.. |
 | robida wrote on Sep 7, '05, edited on Sep 7, '05 Btw, pengalaman pribadi ya mbak?
salam kenal, Ira  Addduuuh, saya jadi "feel guilty" banget karena sebagai Ibu Rumah Tangga belakangan ini jadi males masak gara-gara MP, jadi di rumah "gak ada apa2" buat dimakan! Selain itu, yang seharusnya anak diajakin main sambil belajar malah jadi dikesampingkan karena saat ini memang MP lebih "menawan hati" untuk dijadikan ajang mencurahkan isi hati, nambah wawasan & pengalaman hidup dari orang lain. Insya Allah akan saya kendalikan nafsu ber-MP-ria maupun nge-Net lainnya.
Salam kenal buat semua ... |
Comment deleted at the request of the author.
 | kayaknya bagus tulisan2 yang ada disini di edit ulang dan dijadikan buku. gimana? |
 | Jangan habiskan uang dan waktu anda dgn percuma. Pelajari yg satu ini :  |
| |