Irawati (iprillia.multiply.com)

Blog EntryWeblog in der ZeitJun 1, '05 10:50 AM
for everyone

Hampir tiada hari yang saya lewatkan tanpa membaca surat kabar online. Tak kurang 7 surat kabar (Republika, Jawapos, Kompas, Stern, der Spiegel, die Zeit, dan Nordsee-Zeitung) berbahasa indonesia maupun jerman saya baca setiap harinya. Membacanya sudah menjadi kebutuhan bagi saya. Memang tidak semua berita saya baca, melainkan headline atau berita-berita lain yang menarik hati. Sekedar melepas rasa ingin tahu saja. Sejak sekitar seminggu ini, saya menemukan sebuah tabloid mingguan versi online menarik bernama die Zeit. Die Zeit sendiri berarti time atau waktu. Mungkin versi lain majalah Times. Beberapa tahun yang lalu saya beberapa kali membaca die Zeit versi cetak hasil pinjaman dari seorang teman yang berlangganan. Isi die Zeit bagi saya sangat menarik. Membacanya selalu mendapat hal-hal baru yang mencerahkan. Tabloid ini isinya lumayan serius dan sarat pengetahuan, jadi membaca versi cetaknya membutuhkan energi yang sangat besar, terutama karena masih banyak kata-kata dalam bahasa jerman yang belum saya mengerti. Dalam satu terbitannya die Zeit memuat banyak sekali topik. Mulai topik politik, ekonomi, sosial budaya, travelling, ilmu pengetahuan dan beberapa topik lainnya. Edisi cetaknya cukup tebal. Nah, hal menarik yang saya temukan di die Zeit versi online adalah bahwa dia memiliki weblog alias blog.

Mengapa  weblog-nya menarik bagi saya? Karena blog di surat kabar bagi saya merupakan fenomena tersendiri. Baru kali ini saya mengetahui ada weblog di surat kabar. Weblog-nya sendiri menjadi semacam surat kabar dalam surat kabar. Redaktur mereka bekerja sama dengan blogg.de menawarkan  berita, tulisan, catatan, dalam bentuk blog. Jadi kita membaca berita seperti membaca blog, dan bisa langsung memberi komentar. Komunikasi antar penulis dan pembaca menjadi 2 arah, berbeda dengan surat kabar online konvensional. Ragam isi dan topiknya pun tak jauh berbeda. Memang tak sebanyak topik di surat kabar online biasa. Topiknya antara lain topik umum, politik, ekonomi, pengetahuan, budaya, travelling, gaya hidup, dan journalisme. Lumayan banyak kan?

Di topik umum ada  blogger salon  yang memuat  berita-berita  dari redaktur langsung.  Fundsachen berisikan,  berisi tentang penemuan-penemuan /kejadian-kejadian unik yang dialami  redaksi.  Dalam topik politik  ada  2 blogger,  berjudul  Beruf Terrorist  oleh seorang ahli hukum, dan  Im Moloch Kairo,  oleh seorang mahasiswi  jerman yang menceritakan kehidupan sehari-seharinya di Kairo. Ada Geldseligkeiten di blog tentang ekonomi, membahas tentang keuangan. Ada 2 blog mengenai ilmu pengetahuan, yaitu  Megawatt dan Zeitwissen:log. Ada pula Music und so dalam blog tentang budaya. Transamerica, tentang satu keluarga jerman yang berkeliling amerika dengan menggunakan caravan, dlam blog bertemakan travelling.  Ada pula beberapa blogger bertemakan gaya hidup dan jurnalisme.  Blogger-blogger ini rata-rata merupakan orang yang memang  ahli di bidangnya. Di weblog di Zeit juga dicantumkan link-link ke blog lainnya yang dianggap menarik dan relevan dengan topik yang dibahas. Satu lagi yang menarik di weblog adalah bahwa ternyata tiap tahun mereka mengadakan kompetisi untuk menentukan blog-blog berbahasa jerman terbaik, yang dinamai Preisbloggen. Yang dinilai adalah desain blog, isi yang menarik sesuai dengan keahlian blogger.

Adanya weblog di surat kabar ini  bagi saya membuka era baru bagi para blogger.  Kini blogger  mesti dipandang lebih serius,  tidak hanya  sebagai pengisi buka harian di internet saja.  Bisa saja, berkembangnya  jumlah para blogger ini memicu berkembangnya freelance online journalist, sehingga  suatu saat nanti blogger  diakui sebagai profesi  di dunia nyata, so bukan sekedar hobi lagi. Menurut saya, hal ini bukan suatu kemustahilan karena meskipun pengguna internet di indonesia masih berkisar 3,6 % (data tahun 2004), namun pertumbuhan pengguna internet dunia sebesar 144 % lebih per tahun menjadikan saya lebih optimis.:)

Vivat Blogging! Vivat Blogger!

 


28 CommentsChronological   Reverse   Threaded
bundakirana wrote on Jun 1, '05
informatif banget nih, makasih ya...
oya, berarti saya ini sdh bisa diistilahin sbg blogger dong? hehehe... perasaan br kemarin ikutan MP
ingwuri wrote on Jun 1, '05
oya, berarti saya ini sdh bisa diistilahin sbg blogger dong?
Emang gak beda antara blog dengan MP? Perasaan beda deh. Terkadang lebih asyik di blog karena kita nggak tahu siapa yang datang kecuali ngasih pesan, itupun kalau punya shoutbox. Ada juga sih, yang memalsukan identitas diri. Tapi aku sih lebih asyik nge-blog.
agungks wrote on Jun 1, '05
Saya sudah buka weblog die zeit...terus terang baru sekarang ngeliat yg kayak ginian :(

Kira2 ada gak ya weblog serupa yg bahasa inggris ^_^
nadnuts wrote on Jun 2, '05
ingwuri said
Emang gak beda antara blog dengan MP? Perasaan beda deh. Terkadang lebih asyik di blog karena kita nggak tahu siapa yang datang kecuali ngasih pesan, itupun kalau punya shoutbox. Ada juga sih, yang memalsukan identitas diri. Tapi aku sih lebih asyik nge-blog.
masing2 punya keasyikannya sendiri kok mas
:D
kalo aku enjoy 2-2nya
abahtea wrote on Jun 2, '05
"Freelance online journalist" di Jerman gimana? Apa sdh masuk profesi atau paling tdk banyak yg menyebut dirinya spt itu?
thx
bundakirana wrote on Jun 2, '05
ingwuri said
Emang gak beda antara blog dengan MP? Perasaan beda deh.
kan di MP ada ditulis "you have your own weblog"...or something like that...pokoknya MP pake istilah weblog deh... Tolong kasih tau ya, definisi blog itu apa...
iprillia wrote on Jun 2, '05
informatif banget nih
Iyah, coba Mbak dina cek di www.diezeit.de. Menarik bgt weblognya.
bundakirana wrote on Jun 2, '05
Iyah, coba Mbak dina cek di www.diezeit.de.
bhs Jerman yah? gak janji deh...hehe...lagi online nih?
iprillia wrote on Jun 2, '05
agungks said
Saya sudah buka weblog die zeit...terus terang baru sekarang ngeliat yg kayak ginian :(

Kira2 ada gak ya weblog serupa yg bahasa inggris ^_^
Gimana? Menarik kan? Weblog dalam bahasa inggris, saya belom tau.
iprillia wrote on Jun 2, '05
nadnuts said
kalo aku enjoy 2-2nya
Yups. Ngeblog di MP ama di blog laen sih ya, menurut ira ada kelebihan dan kekurangan masing. Cuma ira lebih sering di MP.

Btw, thanks for visiting. Salam kenal.
iprillia wrote on Jun 2, '05
bhs Jerman yah? gak janji deh...hehe...lagi online nih?
Iyah bahasa Jerman :(. Barusan aja online. Disini masih jam 08:14. Disana jam brapa yah?
iprillia wrote on Jun 2, '05
abahtea said
"Freelance online journalist" di Jerman gimana? Apa sdh masuk profesi atau paling tdk banyak yg menyebut dirinya spt itu?
thx
Wah klo yang ini saya belum tau Abah. :(
iprillia wrote on Jun 2, '05
kan di MP ada ditulis "you have your own weblog"...or something like that...pokoknya MP pake istilah weblog deh... Tolong kasih tau ya, definisi blog itu apa...
Setau saya sih, blog itu kependekan dari weblog.
iprillia wrote on Jun 2, '05
ingwuri said
Emang gak beda antara blog dengan MP? Perasaan beda deh. Terkadang lebih asyik di blog karena kita nggak tahu siapa yang datang kecuali ngasih pesan, itupun kalau punya shoutbox. Ada juga sih, yang memalsukan identitas diri. Tapi aku sih lebih asyik nge-blog.
Selain account di MP saya punya 1 blog lagi. Ada hal-hal tertentu yang lebih suka saya tulis di blog saya yang lain itu. Dan hal-hal yang umum, saya tulis di multiply. Jadi emang MP dan blog laen itu ada kelebihannya masing-masing menurut saya.
bundakirana wrote on Jun 2, '05
Barusan aja online. Disini masih jam 08:14. Disana jam brapa yah?
tadi waktu saya nanya itu...sedang jam 10-an pagi lah...saya saat itu masih di rumah. skrg jam 14.30 lagi ngantor...ngantukkk deh, untuk ada MP. kayaknya kita beda 2 jam-an ya?
iprillia wrote on Jun 2, '05
skrg jam 14.30 lagi ngantor...ngantukkk deh, untuk ada MP. kayaknya kita beda 2 jam-an ya?
Sekarang jam 12 siang disini. Berarti beda 2,5 jam.:)
bundakirana wrote on Jun 2, '05
wah berarti nggak jauh ya, Iran-Jerman, kayak Jkt-Irian, hehehe... nggak masak buat makan siang nih... jangan2 keasikan nge-MP nih, sampe lupa masak
iprillia wrote on Jun 2, '05
wah berarti nggak jauh ya, Iran-Jerman, kayak Jkt-Irian, hehehe... nggak masak buat makan siang nih... jangan2 keasikan nge-MP nih, sampe lupa masak
Hhehehehehhehehe. Bisa aja nih mbak dina. Btw, sekarang lagi jam istirahat dr melakukan pekerjaan rumah. :)
bundakirana wrote on Jun 2, '05
sekarang lagi jam istirahat
enaknya...istirahat...saya malah hrs ngubek2 ini naskah terjemahan, hurupnya keriting2 bikin puyeng, hehehe...mana bbrp hr terakhir ini komputer saya lelet banget kerjanya, pengen marah deh.
iprillia wrote on Jun 2, '05
mana bbrp hr terakhir ini komputer saya lelet banget kerjanya, pengen marah deh.
Sabar-sabar.:)
bundakirana wrote on Jun 2, '05
Sabar-sabar.:)
hehehe..iyah..
Syifa lagi ngapain? Kirana lagi di sebelah saya nih, main sendiri, (terharu: sabar banget tuh anak ya). Hari ini Kamis sekolahnya libur. bye...
latief wrote on Jun 2, '05
agungks said
Kira2 ada gak ya weblog serupa yg bahasa inggris ^_^
Coba yang ini mas.
latief wrote on Jun 2, '05, edited on Jun 2, '05
Aku kira ada 2 macam fungsi blog bagi jurnalis. Pertama model die zeit (juga dipraktekkan Guardian Inggris). Tapi bisa juga blogger journalist yg mengelak dari pengapnya newsroom, dari berbagai tekanan ekonomi dan politik. Model Kevinsites. Dia adalah jurnalis perang. Blogsnya berisi tulisan yang tak mungkin nongol di media resmi, krn alasan kebijakan redaksi.
iprillia wrote on Jun 2, '05
Makasih bgt infonya bang. Sangat berguna nih.
andryshuzain wrote on Jun 2, '05
very informative.
makasih mbak. eh, saya link di blog gw boleh yah yah yah :wink:
iprillia wrote on Jun 3, '05
very informative.
makasih mbak. eh, saya link di blog gw boleh yah yah yah :wink:
Bole-bole. Silahkan aja.
ummuaasiyah wrote on Jun 7, '05


Hampir
tiada hari yang saya lewatkan tanpa membaca surat kabar online. Tak kurang 7
surat kabar (Republika, Jawapos, Kompas, Stern, der Spiegel, die Zeit, dan
Nordsee-Zeitung) berbahasa indonesia maupun jerman saya baca setiap harinya.
Membacanya sudah menjadi kebutuhan bagi saya. Memang tidak semua berita saya
baca, melainkan headline atau berita-berita lain yang menarik hati. Sekedar
melepas rasa ingin tahu saja. Sejak sekitar seminggu ini, saya menemukan sebuah
tabloid mingguan versi online menarik bernama die Zeit. Die Zeit sendiri
berarti time atau waktu. Mungkin versi lain majalah Times. Beberapa tahun yang
lalu saya beberapa kali membaca die Zeit versi cetak hasil pinjaman dari
seorang teman yang berlangganan. Isi die Zeit bagi saya sangat menarik. Membacanya
selalu mendapat hal-hal baru yang mencerahkan. Tabloid ini isinya lumayan
serius dan sarat pengetahuan, jadi membaca versi cetaknya membutuhkan energi
yang sangat besar, terutama karena masih banyak kata-kata dalam bahasa jerman
yang belum saya mengerti. Dalam satu terbitannya die Zeit memuat banyak sekali
topik. Mulai topik politik, ekonomi, sosial budaya, travelling, ilmu
pengetahuan dan beberapa topik lainnya. Edisi cetaknya cukup tebal. Nah, hal
menarik yang saya temukan di die Zeit versi online adalah bahwa dia memiliki
weblog alias blog.






Mengapa 
weblog-nya menarik bagi saya?
Karena
blog di surat kabar bagi saya merupakan fenomena
tersendiri. Baru kali ini saya mengetahui ada weblog di surat kabar.
Weblog-nya
sendiri menjadi semacam surat kabar dalam surat kabar. Redaktur mereka
bekerja
sama dengan blogg.de menawarkan  berita, tulisan, catatan, dalam
bentuk
blog. Jadi kita membaca berita seperti membaca blog, dan bisa langsung
memberi
komentar. Komunikasi antar penulis dan pembaca menjadi 2 arah, berbeda
dengan
surat kabar online konvensional. Ragam isi dan topiknya pun tak jauh
berbeda. Memang tak sebanyak topik di surat kabar online biasa.
Topiknya antara lain topik umum, politik, ekonomi, pengetahuan, budaya,
travelling, gaya hidup, dan journalisme. Lumayan banyak kan?


Di topik umum ada  blogger salon 
yang memuat  berita-berita  dari redaktur langsung. 
Fundsachen berisikan,  berisi tentang penemuan-penemuan
/kejadian-kejadian unik yang dialami  redaksi.  Dalam topik
politik  ada  2 blogger,  berjudul  Beruf Terrorist  oleh seorang ahli hukum, dan  Im Moloch Kairo
oleh seorang mahasiswi  jerman yang menceritakan kehidupan
sehari-seharinya di Kairo. Ada Geldseligkeiten di blog tentang ekonomi, membahas tentang keuangan. Ada 2 blog mengenai ilmu pengetahuan, yaitu  Megawatt dan Zeitwissen:log. Ada pula Music und so dalam blog tentang budaya. Transamerica, tentang satu keluarga jerman yang berkeliling amerika dengan menggunakan caravan, dlam blog bertemakan travelling.  Ada pula beberapa blogger bertemakan gaya hidup dan jurnalisme.  Blogger-blogger
ini rata-rata merupakan orang yang memang  ahli di bidangnya. Di weblog di Zeit juga
dicantumkan link-link ke blog lainnya yang dianggap menarik dan relevan
dengan topik yang dibahas. Satu lagi yang menarik di weblog adalah
bahwa ternyata tiap tahun mereka mengadakan kompetisi untuk menentukan
blog-blog berbahasa jerman terbaik, yang dinamai Preisbloggen. Yang dinilai adalah desain blog, isi yang menarik sesuai dengan keahlian blogger.


Adanya
weblog di surat kabar ini  bagi saya membuka era baru bagi para
blogger.  Kini blogger  mesti dipandang lebih serius, 
tidak hanya  sebagai pengisi buka harian di internet saja. 
Bisa saja, berkembangnya  jumlah para blogger ini memicu
berkembangnya freelance online journalist,
sehingga  suatu saat nanti blogger  diakui sebagai
profesi  di dunia nyata, so bukan sekedar hobi lagi. Menurut saya,
hal ini bukan suatu kemustahilan karena meskipun pengguna internet di
indonesia masih berkisar 3,6 % (data tahun 2004), namun pertumbuhan
pengguna internet dunia sebesar 144 % lebih per tahun menjadikan saya
lebih optimis.:)




Vivat Blogging! Vivat Blogger!


 









yang ini sangat menarik! sayang pake bahasa jerman...gak bisa! ;)
iprillia wrote on Jun 7, '05
Oh ya, yang berbahasa inggris bisa coba dilihat die The Guardian, seperti saran Pak Latief.:)
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.